Posted by : Unknown Rabu, 10 Desember 2014

Setiap orang mempunyai masa depan yang berbeda-beda, begitu pula dengan negara. Biasanya dalam sebuah negara, terdapat orang-orang yang berkemampuan tinggi sehingga mendapat gambaran masa depan tentang sebuah negara tersebut. Termaksud orang jawa yang telah meramalkan atau memprediksi negara kita yaitu negara Indonesia bernama Ronguwasirto.
Ronguwasirto dalam prediksinya mengatakan bahwa ada tujuh “satrio piningit” yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin Indonesia yaitu sebagai berikut:
1.      . SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO
Pemimpin ini akrab dengan penjara (Kinunjoro), dikatakan bahwa ialah yang membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan akan kemudian menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, sang Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama yang berkuasa dari periode 1945-1966.
2.      SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR
Pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun dalam pemerintahan ia selalu dikaitkan dengan keburukan (Kesandung Kesampar), dan akan berada dalam keadaan yang selalu disalahkan. Pemimpin ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti yang berkuasa periode 1966-1998.
3.      SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR
Pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) sebagai jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Memerintah periode 1998-1999.
4.      SATRIO LELONO TAPA NGRAME
Pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono), namun ia mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Tokoh ini ditafsirkan sebagai KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.
5.      SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH
Pemimpin yang muncul dengan membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.
6.      . SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO
Pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden ataupun memindahkan istana ke bogor) dan menjadi peletak dasar untuk membuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang mentafsirkan dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono.
7.      SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU
Pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Yang Maha Kuasa. Dengan selalu bersandar hanya kepada Yang Maha Kuasa, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.

Dari yang kita lihat, ramalan Ronguwarsito amat spesifik dengan pemimpin-peminpin indonesia mulai dari Sukarno sampai SBY, walaupun Syafrudin Prawira Negara tidak masuk dalam salah satu pemimpin yang diramalkan. Selain itu, terdapat kalimat yang disebut-sebut memiliki makna pemimpin indonesia. Kalimat tersebut adalah “NOTO NOGORO”.

“No” ialah “Sukarno” yang memerintah selama 21 tahun di Indonesia. 2+1 =3, diturunkan oleh mahasiswa. “To” dari “Suharto” yang memerintah selama 32 tahun, 3+2= 5, diturunkan oleh mahasiswa. Terdapat jeda antara noto dan nogoro. Terbukti dengan spasi kalimat oleh tiga presiden yaitu habibi, gus dur, mega di ronggo wasirto. Masing-masing pemimpin tersebut tidak sampai 5 tahun dalam kepemimpinannya. Baru setelah itu, “No” yaitu “Susilo Bambang Yudhoyono” yang memerintah selama 10 tahun. Pertanyaan dalam Rongowarsito ialah “Siapakah pemimpin indonesia 1 lagi yang dikatakan sebagai SATRIO PINANDHITO SINSINAN WAHYU, sedangkan dalam NOTO NOGORO masih terdapat 2 suku kata yaitu “GO” dan “RO”?.

            Dalam ramalan yang disebutkan, goro-goro akan muncul sebagai  syarat munculnya ratu adil. Goro-goro dikatakan dalam wangsit siliwangi : “nanti, saat munculnya anak gembala! Disitu akan banyak huru-hara, yg bermula di suatu daerah semakin lama semakin meluas di seluruh negara yang sekarang dapat kita cermati goro-goro sudah mulai ada tanda-tandanya di Indonesia.



Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Copyright © orange -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan